RSS

PROTEIN DALAM SUSU

10 Jul

Salah satu unsur yang penting pada susu adalah protein. Protein dalam susu ini biasa dinyatakan dalam PER (Protein Efficiency Ratio). Nilai rata-rata PER dalam susu itu sebanyak 3,1 lebih tinggi dibanding dengan daging sapi, kedelai dan gandum.

Protein yang terdapat dalam susu terdiri dari kasein dan protein serum atau whey protein. Kasein merupakan 80% dari seluruh protein susu. Kasein sendiri sebetulnya terdiri dari 3 jenis yaitu alpha-kasein (50%), betha-kasein (33%), kappa-kasein (15%). Whey protein terdiri dari dua jenis protein globulin dan albumin (68%). Protein susu memiliki protein yang tinggi mutu dan gizinya yaitu sepadan dengan daging dan hanya diungguli oleh protein telur.

Menurut tindakan medis, kasein adalah pembawa mineral calcium (Ca) dan phosphat (P). Protein ini juga berfungsi menjaga kandungan mineral dalam keadaan terlarut sekaligus menjaga pembentukan Ca-phosphat yang tidak larut. Dia juga memiliki fungsi pertahanan terhadap bakteri dan virus. Orang yang mengkonsumsi susu secara teratur dengan sendiri kekebalan tubuhnya ikut tertentuk.

Begitu juga whey protein yang terdapat dalam kolostrum dan merupakan kelompok protein kompleks. Selain berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh, jenis protein ini juga mengandunglaktofirin yang berfungsi sebagai pengikat zat besi.

Protein susu juga mengandung lysin dengan jumlah yang relatif sangat tinggi. Karena itu penggunaan susu dalam breakfast cereal sangat cocok dan harmonis, karena dengan kelebihan lysin pada susu akan menutupi kekurangan lysin daam biji-bijian yang digunakan dalam breakfast cereal.

Protein susu mewakili salah satu mutu protein yang nilainya sepadan dengan daging yang hanya diwakili oleh telur. Dibandingkan dengan protein standar yang disarankan FAO (1965) yang berdasarkan protein telur yang berdasarkan aaam amino yang kurang adalah asam amino yang mengandung sulfur yaitu sistin, sistein, dan metionin.

Sebaliknya protein lisin dengan jumlah yang reatif tinggi. Namun demikian dalam susu kental dan susu kering, sebagian asam amino lisin tersebut tidak dapat digunakan karena telah mengalami interaksi dengan susu laktosa dan senyawa lain. Breakfast cereal dengan menggabungkan susu pasteurisasi dengan sereal yang kekurangan lisin adalah kombinasi yang sangat baik.

Penggunaan susu sapi sebagai pengganti ASI sering menimbulkan terjadinya intoleran, contohnya lactose-intolerance maupun protein intolerance. Dari alergi protein tersebut, protein penyebab utama yang dapat menjadi antigen ang kuat dalam laktoglobulin.

Sumber: Winarno F.G., dan Ivone E. F. 2007. Susu dan Produk Fernmentasinya. Bogor. E-Mbrio Pres

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 10, 2011 in Uncategorized

 

Tag: , , ,

One response to “PROTEIN DALAM SUSU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 

۞ Melawan Sorangan ۞

♢ Berjuang untuk Mencapai Jalan yang Benar dan Terpercaya ♢

Ardiantoyugo

Night Riding Without Seeing

Potret Bikers

All about Otomotif, Photography, gadget, kuliner, & tempat wisata

Iwanbanaran.com

All About Automotif | Autonews | Discussion | Issue | Review | New product

tmcblog.com

Motorcycle News | New Product | Racing | Review |

WIRO NyöbaMôtö

Belajar menulis dan mem-foto apa saja pas nongkrong atau Mblåkräck :)

Aa Ikhwan Blog

Belajar - Bertakwa - Berjuang

Meitantei Amiterasu

I want to share to the world, what's on my mind

Azizyhoree's Blog

Warung DOHC site, a place for share knowledge all about engines that you know!

Edo Rusyanto's Traffic

Edo Rusyanto's Traffic

Pertamax7.Com -

Otomotif | Riding | Kuliner | Dagelan | DIY | GADGET

RiderTua.Com

Old Rider Who Writes About Motorcycles

%d blogger menyukai ini: